Photobucket

Rabu, Februari 04, 2009

watch Live English Premier League Football with Internet

sudah dua tahun ini menonton liga inggris agak sedikit susah, karena harus lewat tv berlangganan, yang tahun lalu dimiliki hak siarnya oleh Astro. tahun ini hak siar tersebut berpindah lagi ke yang lain.


setalah di googling akhirnya dapat juga menonton siaran lansung-nya lewat internet walaupun agak sedikit terputus-putus karena bandwidth internetnya kecil. Just share bagi penggemar liga Inggris yang tidak punya astro/tv berlangganan dapat juga menikmati melalui internet DI SINI , tentunya tidak sejernih nonton lansung di TV.

ini hanya sebuah solusi ajah, kali aja yang punya solusi yang lebih baik lagi, bisa di share
Selengkapnya...

Read more...

Mematikan Fungsi 30 DAYS TRIAL Pada Software

Banyak sekali freeware atau shareware yang bertebaran di internet kita tinggal mendownloadnya. tapi jarang ada yang memberi tanpa adanya maksud tertentu, ujung ujungnya kita di suruh beli juga. tapi sebelum membeli ada penjual yang ingin supaya pembeli merasakan dulu manfaat dan juga kecanggihan dari softwarenya dengan adanya 30 days trial dan setelah lebih dari 30 hari software ini pasti tidak aktif lagi karena memang soft ini sudah di program setelah di installnya soft ini maka hitungannya mulai aktif dan akan mematikan fungsi dari soft ini jika sudah mencapai lebih dari 30 hari. kita bisa mematikan time trial ini dengan men jump (meloncati) perintah timetrial ini, kalo kamu minimal menguasai bahasa assembler.


tapi jangan kuatir ada kok sebuah aplikasi buat mematikan fungsi ini, setelah kita aktifkan aplikasi ini dan memfreeze waktu yang kita tentukan . untuk mengetest apakah timetrialnya berhasil di freeze kamu tinggal majukan saja tanggalan kamu yang ada di tray pojok kanan bawah dengan memajukan tanggal 2 hari, 10 hari terserah kamu dech dan lihat apakah timetrial pada soft yang kamu freeze berjalan atau tetep dokem

silahkan download urlnya DI SINI

Selengkapnya...

Read more...

Tips Menjaga Flashdisk Tetap Awet

Flash disk, media penyimpanan data yang umumnya berbentuk lebih kecil daripada floppy disk ini, memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan disket atau floppy disk, bahkan untuk sekarang ini sudah tersedia flash disk berkapasitas 4GB. Seperti peripheral computer lainnya, flash disk juga harus dirawat dan menjauhkan flash disk dari sesuatu yang bisa mengancam eksistensinya.

Hindarkan dari magnet. Tidak menyimpan flash disk dekat dengan benda yang mengandung magnet berkekuatan besar, seperti TV dan ponsel. Hal ini disebabkan Gelombang elektromagnetik dari dua benda tersebut dapat merusak flash disk. Selain itu, juga jangan menyimpan flash disk dan ponsel dalam satu kantong tas. Di rumah, jangan meletakkan flash disk di dekat TV ataupun benda yang memiliki gelombang magnet.



Hindarkan dari virus. Virus dapat menempel di flash disk jika Anda sering mengambil data dari Internet atau komputer orang lain melalui flash disk. Virus yang masuk kemudian akan merusak data yang tersimpan, atau merusaka file sehingga tidak bisa terbaca sama sekali. Oleh karena itu, pastikan Anda sering mengudate antivirus untuk mengecek keberadaan virus.

Hindarkan dari air. Beberapa perusahaan pembuat flash disk mengklaim produknya anti-air, namun sebaiknya jangan mencoba-coba memasukkan flash disk ke air ataupun kena air sedikit saja, karena air daprt menghilangkan data dalam flash disk.

Gunakan flash disk dengan benar. Terkadang Anda mungkin langsung mencabut flash disk begitu saja dari port USB komputer. Padahal, cara semacam ini mempengaruhi data-data yang tersimpan. Sebaiknya, Anda mengikuti prosedur yang ada dengan melakukan proses stop atau eject terlebih dulu, baru mencabutnya, agar flash disk tetap awet.

Hindarkan dari sinar matahari langsung. Jangan sampai terjatuh atau terkena benturan keras. Jangan lupa menutup soketnya bila flash disk tidak digunakan
Selengkapnya...

Read more...

di lahirkan untuk menang

Di suatu hari, di sebuah rumah yang sederhana terlihat seorang anak TK sedang menangis di depan ibunya yang sedang duduk di sofa, “Bu, kenapa tadi aku kalah dalam lomba lari?, padahal aku ingin sekali menjadi juara, jadi juara dan membawa pulang piala buat ibu…” Tiba-tiba anaknya yang masih SD datang dengan muka cemberut, melihat putranya kelihatan sedih, sang ibu bertanya, “Kenapa muka kamu dilipat seperti itu? Ada apa nak?”


Dengan perasaan kesal sang anak menjawab, “Tadi di sekolah aku dihukum berdiri di depan kelas oleh pak guru karena nilai ulangan Matematikaku terendah di kelas, aku malu bu, malu…!”. Tak lama berselang, datang lagi anak perempuannya yang masih SMP, masuk sambil membanting pintu…brakk! “Hei, kenapa kamu? Datang-datang marah, mbok ya sopan dikit, kasih contoh yang baik pada adik-adikmu…”.

“Aku gagal ikut olimpiade Fisika Bu, kandas sudah impianku, sekarang aku nggak mau belajar lagi!”, jawab si anak.
Suasana sejenak tegang, tiba-tiba datang anak sulungnya yang baru lulus SMA tak kalah murung dan langsung membantingkan badan di sofa, semua mata memandang penuh tanda tanya. Dengan suara lirih dan mata berkaca-kaca, sang anak berucap, “Aku gagal diterima kuliah di universitas, aku tak tahu harus bagaimana lagi… Maaf bu, aku gagal…”

Kini suasana benar-benar menjadi hening, anak-anak terlihat sedih dengan pikirannya masing-masing. Terlihat sang ibu mengernyitkan dahi, berusaha berpikir keras. Tak lama kemudian terdengar suara sang ibu memecah kesunyian, “Anak-anakku, kalian jangan besedih. Kegagalan kalian hari ini, bukan berarti kalian akan gagal esok, lusa atau selamanya. Jadikan kegagalanmu hari ini sebagai pemacu semangatmu meraih sukses esok hari. Kegagalan adalah rangkaian proses meraih sukses. Kalian jangan bersikap seperti pecundang yang meratapi setiap kegagalan. Percayalah, kalian dilahirkan bukan jadi pecundang, kalian dilahirkan untuk menang…! Sekarang bangkitlah, ambillah air wudlu lalu sholatlah. Waktu Dhuhur sudah tiba”.
Kemudian anak-anakpun bangkit bergegas mematuhi perintah sang ibu, hati mereka kini agak tenang.

Ya, benarlah kata sang ibu, kita memang dilahirkan untuk menang…! Sejak adanya kita, kita memang sudah jadi pemenang. Dulu, sewaktu kita masih berupa benih manusia, bukankah kita berjuang mati-matian bersaing melawan jutaan sel sperma yang lain untuk mencapai sel telur ibu. Lalu kitalah pemenangnya sehingga lahirlah kita ke dunia ini. Betapa dulu kita telah mengalahkan begitu banyak pesaing, bukankah sesungguhnya kita ini hebat. Kenapa sekarang kita tidak sehebat pada awalnya?

Demikianlah sahabat, seharusnya hal itu mengilhami kita agar kita menjadi lebih hebat lagi dari diri kita yang ada sekarang ini. Namun sayangnya, sekarang dengan berlalunya waktu, kita menjadi lupa dengan awal penciptaan diri kita, lupa dengan awal kesuksesan spektakuler yang dulu pernah kita raih.

Sayangnya, sekarang hanya menghadapi kegagalan kecil saja kita mudah berubah menjadi seorang pengecut yang bermuram durja, bahkan tidak segan kita lari dari rintangan dan masalah yang menghadang. Saat sesuatu hal berjalan tidak sesuai dengan yang kita inginkan, kita menjadi patah semangat, pesimis, dan berpikiran negatif.

Ingat selalu kata orang bijak, “Jaga pikiran Anda, mereka menjadi kata-kata Anda. Jaga kata-kata Anda, mereka menjadi tindakan Anda. Jaga tindakan Anda, mereka menjadi kebiasaan Anda. Jaga kebiasaan Anda, mereka menjadi sifat Anda.”

Jika sudah menjadi sifat Anda untuk menjaga pikiran, kata-kata, tindakan, dan kebiasaan Anda, Anda akan dapat dengan mudah menyingkirkan pikiran negatif Anda saat hal itu timbul mengiringi kegagalan. Pola pikir negatif adalah hasil dari emosi yang kacau, tanpa mempertimbangkan akal sehat. Jika Anda telah menyadari hal itu, Anda bisa memastikan yang baik untuk diri Anda dan kesuksesan pun akan semakin dekat dengan Anda.

Hellen Keller, seoarang yang buta, tuli, dan gagu, tapi bisa lulus dari Harvard University dan telah mengilhami jutaan orang berkata, “Tidak ada seorang pesimis pun yang pernah menemukan rahasia bintang-bintang, atau berlayar ke tanah yang belum tercantum di peta, atau membuka sebuah pintu baru bagi jiwa manusia”.

Percayalah sahabat, kita dilahirkan bukan untuk jadi seoarng pesimis, bukan untuk jadi seorang pecundang…, kita dilahirkan untuk menang!!!

Selengkapnya...

Read more...

beragam manfaat kontrasepsi

MENCEGAH kehamilan adalah cara menekan laju pertumbuhan manusia, terutama mencegah ledakan penduduk pada 2015. Alat kontrasepsi menjadi salah satu medianya.

Data The Alan Guttmacher Institute, New York, menyebutkan, di dunia kira-kira 85 dari 100 perempuan yang aktif secara seksual tidak menggunakan metode kontrasepsi apa pun. Alhasil, terjadi kehamilan dalam waktu satu tahun.



Tak heran, lebih dari seperempat wanita yang hamil melakukan pengguguran. Mereka adalah bagian dari 123 juta orang di dunia yang tidak menggunakan kontrasepsi, khususnya dari negara berkembang.

“Kebutuhan akan kontrasepsi di negara-negara berkembang seperti Indonesia adalah sangat krusial. Sebab, saat ini masih banyak masyarakat yang kurang memiliki pemahaman mengenai kontrasepsi maupun pilihan kontrasepsi yang digunakan,” sebut Ketua Asia Pacific Council on Contraception (APCOC) Indonesia Prof Biran Affandi SpOG (K) MD PhD.

Kontrasepsi berasal dari kata kontra, berarti “mencegah” atau “melawan” dan konsepsi yang berarti pertemuan antara sel telur yang matang dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan. Jadi, maksud dari kontrasepsi adalah menghindari terjadinya kehamilan akibat pertemuan sel telur matang dengan sel sperma.

Pada masyarakat awam, alat kontrasepsi dikenal hanya sebagai alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Namun, sebenarnya banyak sekali manfaat dari alat kontrasepsi. Contohnya sebagai kebutuhan fisik, kontrasepsi memiliki peranan dalam setiap fase reproduksi, yaitu untuk menunda kehamilan atau menjarangkan kehamilan.

“Kontrasepsi ini mempunyai banyak manfaat. Karena itu, kontrasepsi sudah menjadi kebutuhan modern bagi masyarakat sekarang,” paparnya.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr Sugiri Sjarief MPA. Dia menuturkan, perkembangan penduduk di Indonesia sudah meningkat sejak 2000 lalu. Data BKKBN terkini (2007) mengungkapkan, penduduk Indonesia berjumlah sekitar 224,9 juta dan merupakan keempat terbanyak di dunia.

Berdasarkan kuantitasnya, penduduk Indonesia tergolong sangat besar, tapi dari segi kualitas masih memprihatinkan dan tertinggal dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Dokumen yang sama juga menyatakan,tingkat pemakai alat kontrasepsi atau Contraceptive Prevalence Rate (CPR) di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada 1997, jumlahnya hanya 57%, sedangkan sekarang sudah mencapai 61,4% (SDKI 2007).

Hanya, hal tersebut masih menjadi kekhawatiran pemerintah dalam menghadapi kemungkinan terjadinya “ledakan” jumlah penduduk. Walaupun tingkat pemakaian kontrasepsi sudah tinggi, kampanye akan pentingnya kontrasepsi masih dilakukan. Ini demi mencapai salah satu tujuan dari BKKBN pada 2050 mendatang.

“Pasangan usia subur yang menggunakan metode kontrasepsi terus meningkat mencapai 61,4 %. Pola pemakaian kontrasepsi suntik terbesar adalah suntik,” jelas Sugiri.

Banyak pasangan usia subur belum menemukan alat kontrasepsi yang sesuai secara rasional, baik tujuan pengaturan kelahiran atau kondisi fisik biologisnya. Di samping itu, masih banyak pengguna kontrasepsi yang kurang efektif, efisien, serta memiliki jangka penggunaan sesuai kebutuhan. Yakni, apakah tujuannya untuk menunda, menjarangkan kelahiran, atau tidak menginginkan anak lagi.

Bertepatan dengan hari kontrasepsi dunia yang jatuh pada 26 September 2008 lalu, PT Bayer Indonesia menggelar kegiatan pembagian informasi mengenai kontrasepsi. Kegiatan itu dilakukan di 15 pusat keramaian Jakarta, di antaranya Terminal Senen, Stasiun Gambir, dan ITC Ambassador.

“Kegiatan yang diperingati serentak di seluruh dunia ini dilakukan sebagai upaya untuk kembali menyadarkan masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta, mengenai pentingnya kontrasepsi pada pasangan usia subur,” tutur Business Unit Manager Woman Healthcare dari PT Bayer Indonesia, Dr Rosalina Sutadi saat acara pembagian informasi mengenai kontrasepsi yang mengangkat tema “Your Life, Your Body, Your Choice” di Mall ITC Ambassador, 26 September 2008.

Tingkat kehidupan yang berbeda akan memunculkan kebutuhan yang berbeda pula dalam hal kontrasepsi. Karena itu, kontrasepsi merupakan pilihan individu. Diperlukan sosialisasi kesadaran dan edukasi mengenai kontrasepsi untuk memberdayakan masyarakat tentang informasi yang benar, edukasi dan komunikasi untuk memberikan kesempatan membuat pilihan kontrasepsi dengan penuh kesadaran.

Penyakit HIV/AIDS Terus Meningkat

PENYEBARAN penyakit HIV/AIDS menjadi sorotan pemerintah, dalam hal ini Departemen Kesehatan (Depkes). Hal tersebut dapat dilihat dari sejumlah kegiatan yang diadakan Depkes bersama para mitra program penanggulangan penyakit mematikan itu.

Misalnya, melakukan Survei Terpadu Biologi dan Perilaku (STBP) pada 2007 lalu. Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Nafsiah Mboy mengatakan, prevalensi penyakit HIV yang tertinggi masih terjadi di kalangan berisiko pengguna jarum suntik narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya atau napza.

Namun, dikhawatirkan beberapa tahun ke depan mulai bergeser pada pelaku kegiatan seksual tidak aman atau tanpa kondom. “Data jumlah penderita penyakit menular terus meningkat,” ujar Nafsiah pada saat acara diskusi peluncuran diseminasi Survei Terpadu Biologis Perilaku di Gedung Depkes, Jln HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (13/10).

Dia menuturkan, upaya penanggulangan atau meredam penyebaran kasus HIV/AIDS pada kelompok berisiko tinggi yang dilakukan pemerintah dan sejumlah pihak terkait tidak terlalu efektif. Pemakaian kondom belum juga menjadi kebiasaan bagi pelaku berisiko tinggi. Survei STBP menunjukkan peningkatan penyakit kelamin di Tanah Air yang mungkin paling tinggi di dunia.

Lebih lanjut dikatakan, kendala terbesar mengapa program penanggulangan dan pencegahan penyakit HIV/AIDS gagal, dikarenakan pola pikir dan perilaku sosial budaya pada masyarakat yang salah. Contohnya, anggapan orang-orang yang meyakini laki-laki yang jantan adalah laki-laki yang suka berganti-ganti pasangan seks.

“Laki-laki jantan seharusnya yang bisa melindungi diri dan pasangannya dari penyakit infeksi menular seks (IMS),” paparnya. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) Depkes Tjandra Yoga Aditama menuturkan, survei tersebut dilakukan di 14 kota dengan kelompok sasaran yang terbagi menjadi lima.

“Kelompok sasaran itu terdiri atas kelompok sasaran,yaitu wanita penjaja seksual, lelaki yang suka lelaki, waria, pria berisiko tinggi, dan pengguna napza suntik,” ucapnya di acara yang sama. Tjandra mengatakan, sopir truk dan anak buah kapal adalah kelompok paling tinggi tertular HIV.

Hubungan seks tanpa kondom antara wanita pekerja seks dan pelanggannya dikatakan menjadi cara penularan HIV terbesar kedua di Indonesia.

Selengkapnya...

Read more...

KUMPUL BLOGGER

kumpulbloggerad.jpg
Masukkan Code ini K1-75BA95-7
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

BISNIS PULSA PALING PANAS

Photobucket

UANG PANAS

lowongan kerja di rumah

MESIN UANG AUTOPILOT

MAU BUAT DOMIAN GRATIS!!!!!!!!! KLIK DI SINI

CO.CC:Free Domain

DAFTAR PAYPAL, KLIK DI SINI

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

IKLAN MASSAL

KUMPUL BLOGGER

  ©Template by Dicas Blogger.